pengertian wawancara menurut para ahli

Kata Pengantar

Halo, selamat datang di konet.co.id. Sebagai platform informasi terkemuka, kami memahami pentingnya komunikasi yang efektif. Salah satu aspek penting dari proses komunikasi adalah wawancara. Artikel ini akan memberikan wawasan mendalam tentang pengertian wawancara menurut para ahli, menyoroti kelebihan dan kekurangan pendekatan yang berbeda.

Pendahuluan

Wawancara adalah metode pengumpulan informasi yang melibatkan percakapan interaktif antara dua atau lebih orang, di mana salah satu pihak mengajukan pertanyaan dan pihak lainnya memberikan tanggapan. Konteks wawancara dapat bervariasi, mulai dari pencarian kerja hingga penelitian kualitatif. Memahami pengertian wawancara sangat penting untuk melakukan percakapan yang efektif dan mencapai tujuan yang diinginkan.

Para ahli dari berbagai disiplin ilmu telah memberikan definisi dan perspektif yang berbeda tentang wawancara. Berikut adalah beberapa definisi yang paling menonjol:

A. Menurut Merriam-Webster, wawancara adalah “percakapan formal untuk memperoleh atau memberikan informasi.” Definisi ini menyoroti sifat resmi dan tujuan pengumpulan informasi dari wawancara.

B. Menurut American Psychological Association (APA), wawancara adalah “metode pengumpulan data lisan yang melibatkan percakapan antara peneliti dan peserta.” Definisi ini menekankan pada penggunaan wawancara dalam penelitian, khususnya untuk mengumpulkan data kualitatif.

C. Menurut International Labour Organization (ILO), wawancara adalah “teknik yang digunakan untuk memperoleh informasi dari kandidat selama proses seleksi untuk suatu pekerjaan atau jabatan.” Definisi ini mencerminkan pentingnya wawancara dalam konteks perekrutan dan seleksi.

D. Menurut Bogdan dan Biklen (2006), wawancara adalah “percakapan interaktif yang digunakan untuk mengumpulkan data tentang pengalaman, pendapat, dan sikap individu.” Definisi ini menekankan pada sifat interaktif dan tujuan kualitatif dari wawancara.

E. Menurut Rubin dan Rubin (2012), wawancara adalah “percakapan terstruktur yang dirancang untuk memperoleh informasi dari individu tentang pengalaman, perilaku, dan sikap mereka.” Definisi ini menyoroti struktur dan tujuan wawancara untuk memperoleh informasi yang spesifik.

F. Menurut Patton (2002), wawancara adalah “interaksi sosial yang dirancang secara khusus untuk memperoleh informasi yang relevan dengan tujuan penelitian.” Definisi ini menggarisbawahi pentingnya tujuan penelitian dalam konteks wawancara.

G. Menurut Kvale (1996), wawancara adalah “percakapan antara dua atau lebih orang yang memiliki tujuan tertentu dan di mana pertanyaan dan tanggapan terorganisir sedemikian rupa untuk memperoleh informasi dari peserta.” Definisi ini menekankan pada tujuan yang jelas, organisasi, dan sifat percakapan dari wawancara.

Kelebihan dan Kekurangan Pengertian Wawancara Menurut Para Ahli

Kelebihan

A. Mendalam dan Informatif: Wawancara memungkinkan pewawancara untuk mengeksplorasi topik dengan mendalam dan memperoleh informasi yang mendalam dari peserta.

B. Fleksibilitas: Wawancara dapat disesuaikan untuk memenuhi tujuan penelitian atau kebutuhan rekrutmen tertentu.

C. Pengumpulan Data Kualitatif: Wawancara sangat efektif untuk mengumpulkan data kualitatif, seperti pengalaman pribadi, pendapat, dan sikap.

D. Membangun Hubungan: Wawancara dapat membantu membangun hubungan dan rasa percaya antara pewawancara dan peserta.

E. Observasi Langsung: Selama wawancara, pewawancara dapat mengamati perilaku non-verbal peserta, seperti ekspresi wajah, bahasa tubuh, dan nada suara.

F. Konteks yang Kaya: Wawancara memberikan konteks yang kaya untuk memahami perspektif dan pengalaman peserta.

G. Masukan Langsung: Wawancara memungkinkan pewawancara untuk mendapatkan umpan balik langsung dari peserta tentang topik yang sedang dibahas.

Kekurangan

A. Bias: Wawancara dapat rentan terhadap bias, baik dari pewawancara maupun peserta.

B. Waktu dan Sumber Daya yang Berlimpah: Melakukan wawancara dapat memakan waktu dan sumber daya yang besar, terutama ketika melibatkan banyak peserta.

C. Ketergantungan pada Keterampilan Pewawancara: Kualitas wawancara sangat bergantung pada keterampilan dan pengalaman pewawancara.

D. Masalah Keamanan: Wawancara dapat menimbulkan masalah keamanan, terutama ketika melibatkan informasi sensitif atau rahasia.

E. Hambatan Bahasa dan Budaya: Wawancara dapat menjadi sulit ketika peserta dan pewawancara memiliki latar belakang bahasa atau budaya yang berbeda.

F. Ketidakakuratan yang Tidak Disengaja: Peserta mungkin memberikan informasi yang tidak akurat secara tidak sengaja karena bias atau kesulitan mengingat.

G. Pengaruh Sosial: Peserta dapat dipengaruhi oleh kehadiran atau persepsi mereka tentang pewawancara, yang mungkin memengaruhi tanggapan mereka.

Tabel: Pengertian Wawancara Menurut Para Ahli

Definisi Sumber
Percakapan formal untuk memperoleh atau memberikan informasi Merriam-Webster
Metode pengumpulan data lisan antara peneliti dan peserta American Psychological Association (APA)
Teknik untuk memperoleh informasi dari kandidat selama proses seleksi International Labour Organization (ILO)
Percakapan interaktif untuk mengumpulkan data tentang pengalaman, pendapat, dan sikap Bogdan dan Biklen (2006)
Percakapan terstruktur untuk memperoleh informasi tentang pengalaman, perilaku, dan sikap Rubin dan Rubin (2012)
Interaksi sosial yang dirancang untuk memperoleh informasi yang relevan dengan tujuan penelitian Patton (2002)
Percakapan antara dua atau lebih orang dengan tujuan dan pertanyaan terstruktur untuk memperoleh informasi Kvale (1996)

FAQ

  1. Apa saja jenis-jenis wawancara?
  2. Apa keuntungan menggunakan wawancara dalam penelitian atau perekrutan?
  3. Bagaimana cara mempersiapkan diri untuk wawancara sebagai pewawancara atau peserta?
  4. Apa saja teknik wawancara yang efektif?
  5. Bagaimana cara menganalisis data yang diperoleh dari wawancara?
  6. Apa saja perbedaan antara wawancara terstruktur dan tidak terstruktur?
  7. Apa etika dalam melakukan wawancara?
  8. Bagaimana cara mengatasi tantangan yang mungkin timbul dalam wawancara?
  9. Apa saja tren terbaru dalam metode wawancara?
  10. Bagaimana wawancara dapat digunakan untuk meningkatkan bisnis atau organisasi?
  11. Apa saja aplikasi wawancara di berbagai bidang?
  12. Bagaimana cara mengevaluasi kualitas wawancara?
  13. Apa saja sumber daya atau alat untuk melakukan wawancara yang efektif?

Kesimpulan

Pengertian wawancara menurut para ahli memberikan wawasan yang komprehensif tentang sifat, tujuan, dan aplikasi wawancara. Setiap definisi menyoroti aspek yang berbeda dari wawancara, menekankan pentingnya percakapan yang efektif untuk memperoleh informasi yang berharga. Memahami pengertian wawancara sangat penting untuk melakukan wawancara yang sukses, baik dalam konteks penelitian, perekrutan, atau pengembangan organisasi.

Dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari setiap pendekatan, pewawancara dapat menyesuaikan strategi mereka untuk memaksimalkan efektivitas wawancara. Penting untuk menyadari potensi bias dan masalah keamanan, serta mengembangkan keterampilan dan teknik wawancara yang kuat. Dengan perencanaan dan pelaksanaan yang cermat, wawancara dapat menjadi alat yang sangat berharga untuk mengumpulkan informasi, membangun hubungan, dan mencapai tujuan yang diinginkan.

Dengan memahami pengertian wawancara menurut para ahli, pembaca didorong untuk mengeksplorasi lebih lanjut aplikasi wawancara dalam berbagai konteks. Melalui pengembangan berkelanjutan keterampilan dan pengetahuan wawancara, individu dan organisasi dapat memberdayakan diri mereka sendiri untuk melakukan percakapan yang efektif dan mendapatkan hasil yang optimal.

Kata Penutup

Wawancara adalah seni komunikasi yang membutuhkan persiapan, keterampilan, dan etika yang kuat. Dengan mengikuti prinsip-prinsip yang diuraikan dalam artikel ini, pembaca dapat meningkatkan kualitas wawancara mereka dan mencapai hasil yang lebih baik. Ingat, wawancara adalah proses kolaboratif yang bertujuan untuk mendapatkan informasi, membangun hubungan, dan mendorong pertumbuhan. Dengan memanfaatkan kekuatan wawancara, kita dapat membuka peluang baru, memajukan pemahaman kita, dan membuat perbedaan positif di dunia.

pengertian wawancara menurut para ahli

Kata Pengantar

Halo, selamat datang di konet.co.id. Sebagai platform informasi terkemuka, kami memahami pentingnya komunikasi yang efektif. Salah satu aspek penting dari proses komunikasi adalah wawancara. Artikel ini akan memberikan wawasan mendalam tentang pengertian wawancara menurut para ahli, menyoroti kelebihan dan kekurangan pendekatan yang berbeda.

Pendahuluan

Wawancara adalah metode pengumpulan informasi yang melibatkan percakapan interaktif antara dua atau lebih orang, di mana salah satu pihak mengajukan pertanyaan dan pihak lainnya memberikan tanggapan. Konteks wawancara dapat bervariasi, mulai dari pencarian kerja hingga penelitian kualitatif. Memahami pengertian wawancara sangat penting untuk melakukan percakapan yang efektif dan mencapai tujuan yang diinginkan.

Para ahli dari berbagai disiplin ilmu telah memberikan definisi dan perspektif yang berbeda tentang wawancara. Berikut adalah beberapa definisi yang paling menonjol:

A. Menurut Merriam-Webster, wawancara adalah “percakapan formal untuk memperoleh atau memberikan informasi.” Definisi ini menyoroti sifat resmi dan tujuan pengumpulan informasi dari wawancara.

B. Menurut American Psychological Association (APA), wawancara adalah “metode pengumpulan data lisan yang melibatkan percakapan antara peneliti dan peserta.” Definisi ini menekankan pada penggunaan wawancara dalam penelitian, khususnya untuk mengumpulkan data kualitatif.

C. Menurut International Labour Organization (ILO), wawancara adalah “teknik yang digunakan untuk memperoleh informasi dari kandidat selama proses seleksi untuk suatu pekerjaan atau jabatan.” Definisi ini mencerminkan pentingnya wawancara dalam konteks perekrutan dan seleksi.

D. Menurut Bogdan dan Biklen (2006), wawancara adalah “percakapan interaktif yang digunakan untuk mengumpulkan data tentang pengalaman, pendapat, dan sikap individu.” Definisi ini menekankan pada sifat interaktif dan tujuan kualitatif dari wawancara.

E. Menurut Rubin dan Rubin (2012), wawancara adalah “percakapan terstruktur yang dirancang untuk memperoleh informasi dari individu tentang pengalaman, perilaku, dan sikap mereka.” Definisi ini menyoroti struktur dan tujuan wawancara untuk memperoleh informasi yang spesifik.

F. Menurut Patton (2002), wawancara adalah “interaksi sosial yang dirancang secara khusus untuk memperoleh informasi yang relevan dengan tujuan penelitian.” Definisi ini menggarisbawahi pentingnya tujuan penelitian dalam konteks wawancara.

G. Menurut Kvale (1996), wawancara adalah “percakapan antara dua atau lebih orang yang memiliki tujuan tertentu dan di mana pertanyaan dan tanggapan terorganisir sedemikian rupa untuk memperoleh informasi dari peserta.” Definisi ini menekankan pada tujuan yang jelas, organisasi, dan sifat percakapan dari wawancara.

Kelebihan dan Kekurangan Pengertian Wawancara Menurut Para Ahli

Kelebihan

A. Mendalam dan Informatif: Wawancara memungkinkan pewawancara untuk mengeksplorasi topik dengan mendalam dan memperoleh informasi yang mendalam dari peserta.

B. Fleksibilitas: Wawancara dapat disesuaikan untuk memenuhi tujuan penelitian atau kebutuhan rekrutmen tertentu.

C. Pengumpulan Data Kualitatif: Wawancara sangat efektif untuk mengumpulkan data kualitatif, seperti pengalaman pribadi, pendapat, dan sikap.

D. Membangun Hubungan: Wawancara dapat membantu membangun hubungan dan rasa percaya antara pewawancara dan peserta.

E. Observasi Langsung: Selama wawancara, pewawancara dapat mengamati perilaku non-verbal peserta, seperti ekspresi wajah, bahasa tubuh, dan nada suara.

F. Konteks yang Kaya: Wawancara memberikan konteks yang kaya untuk memahami perspektif dan pengalaman peserta.

G. Masukan Langsung: Wawancara memungkinkan pewawancara untuk mendapatkan umpan balik langsung dari peserta tentang topik yang sedang dibahas.

Kekurangan

A. Bias: Wawancara dapat rentan terhadap bias, baik dari pewawancara maupun peserta.

B. Waktu dan Sumber Daya yang Berlimpah: Melakukan wawancara dapat memakan waktu dan sumber daya yang besar, terutama ketika melibatkan banyak peserta.

C. Ketergantungan pada Keterampilan Pewawancara: Kualitas wawancara sangat bergantung pada keterampilan dan pengalaman pewawancara.

D. Masalah Keamanan: Wawancara dapat menimbulkan masalah keamanan, terutama ketika melibatkan informasi sensitif atau rahasia.

E. Hambatan Bahasa dan Budaya: Wawancara dapat menjadi sulit ketika peserta dan pewawancara memiliki latar belakang bahasa atau budaya yang berbeda.

F. Ketidakakuratan yang Tidak Disengaja: Peserta mungkin memberikan informasi yang tidak akurat secara tidak sengaja karena bias atau kesulitan mengingat.

G. Pengaruh Sosial: Peserta dapat dipengaruhi oleh kehadiran atau persepsi mereka tentang pewawancara, yang mungkin memengaruhi tanggapan mereka.

Tabel: Pengertian Wawancara Menurut Para Ahli

Definisi Sumber
Percakapan formal untuk memperoleh atau memberikan informasi Merriam-Webster
Metode pengumpulan data lisan antara peneliti dan peserta American Psychological Association (APA)
Teknik untuk memperoleh informasi dari kandidat selama proses seleksi International Labour Organization (ILO)
Percakapan interaktif untuk mengumpulkan data tentang pengalaman, pendapat, dan sikap Bogdan dan Biklen (2006)
Percakapan terstruktur untuk memperoleh informasi tentang pengalaman, perilaku, dan sikap Rubin dan Rubin (2012)
Interaksi sosial yang dirancang untuk memperoleh informasi yang relevan dengan tujuan penelitian Patton (2002)
Percakapan antara dua atau lebih orang dengan tujuan dan pertanyaan terstruktur untuk memperoleh informasi Kvale (1996)

FAQ

  1. Apa saja jenis-jenis wawancara?
  2. Apa keuntungan menggunakan wawancara dalam penelitian atau perekrutan?
  3. Bagaimana cara mempersiapkan diri untuk wawancara sebagai pewawancara atau peserta?
  4. Apa saja teknik wawancara yang efektif?
  5. Bagaimana cara menganalisis data yang diperoleh dari wawancara?
  6. Apa saja perbedaan antara wawancara terstruktur dan tidak terstruktur?
  7. Apa etika dalam melakukan wawancara?
  8. Bagaimana cara mengatasi tantangan yang mungkin timbul dalam wawancara?
  9. Apa saja tren terbaru dalam metode wawancara?
  10. Bagaimana wawancara dapat digunakan untuk meningkatkan bisnis atau organisasi?
  11. Apa saja aplikasi wawancara di berbagai bidang?
  12. Bagaimana cara mengevaluasi kualitas wawancara?
  13. Apa saja sumber daya atau alat untuk melakukan wawancara yang efektif?

Kesimpulan

Pengertian wawancara menurut para ahli memberikan wawasan yang komprehensif tentang sifat, tujuan, dan aplikasi wawancara. Setiap definisi menyoroti aspek yang berbeda dari wawancara, menekankan pentingnya percakapan yang efektif untuk memperoleh informasi yang berharga. Memahami pengertian wawancara sangat penting untuk melakukan wawancara yang sukses, baik dalam konteks penelitian, perekrutan, atau pengembangan organisasi.

Dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari setiap pendekatan, pewawancara dapat menyesuaikan strategi mereka untuk memaksimalkan efektivitas wawancara. Penting untuk menyadari potensi bias dan masalah keamanan, serta mengembangkan keterampilan dan teknik wawancara yang kuat. Dengan perencanaan dan pelaksanaan yang cermat, wawancara dapat menjadi alat yang sangat berharga untuk mengumpulkan informasi, membangun hubungan, dan mencapai tujuan yang diinginkan.

Dengan memahami pengertian wawancara menurut para ahli, pembaca didorong untuk mengeksplorasi lebih lanjut aplikasi wawancara dalam berbagai konteks. Melalui pengembangan berkelanjutan keterampilan dan pengetahuan wawancara, individu dan organisasi dapat memberdayakan diri mereka sendiri untuk melakukan percakapan yang efektif dan mendapatkan hasil yang optimal.

Kata Penutup

Wawancara adalah seni komunikasi yang membutuhkan persiapan, keterampilan, dan etika yang kuat. Dengan mengikuti prinsip-prinsip yang diuraikan dalam artikel ini, pembaca dapat meningkatkan kualitas wawancara mereka dan mencapai hasil yang lebih baik. Ingat, wawancara adalah proses kolaboratif yang bertujuan untuk mendapatkan informasi, membangun hubungan, dan mendorong pertumbuhan. Dengan memanfaatkan kekuatan wawancara, kita dapat membuka peluang baru, memajukan pemahaman kita, dan membuat perbedaan positif di dunia.